Nomor: SR.225/HUMAS/KLH-BPLH/10/2026
Palembang, 8 Oktober 2026 – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (7/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan upaya penanganan dilakukan secara komprehensif, mulai dari langkah pencegahan hingga pemadaman melalui udara maupun darat.
Wamen Diaz meninjau dua titik kebakaran lahan gambut di Kecamatan Talang Kelapa yang mencakupi wilayah perkebunan dan perumahan. Dalam peninjauan tersebut, Wamen Diaz memastikan berbagai langkah penanganan telah dilakukan, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan water bombing yang telah dikoordinasikan, serta langkah pencegahan kebakaran.
“Saya mendapatkan penjelasan bahwa OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) dan water bombing sudah dikoordinasikan, namun masih ada kendala tertentu. Langkah pencegahan kebakaran juga dijalankan, tapi diperlukan upaya pemadaman di darat yang berjalan terus agar penanggulangan lebih komprehensif, saya harap pompa air bisa dimanfaatkan dengan baik,” tutur Wamen Diaz.
Dalam kesempatan ini, Wamen Diaz bersama KLH/BPLH menyerahkan bantuan lima unit pompa air untuk Kota Palembang. Bantuan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, serta kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Selain pompa air, Wamen Diaz juga membagikan bantuan masker bagi masyarakat di sekitar lokasi terdampak.
Pada peninjauan tersebut, Wamen Diaz juga mendorong penguatan langkah pencegahan agar kebakaran tidak kembali terjadi, salah satunya melalui pembangunan sekat kanal untuk menjaga kondisi hidrologis lahan gambut.
“Kita perlu meningkatkan air tanah di lahan gambut yang sekarang ini sedang mengalami kekeringan dengan membangun sekat kanal, untuk kanal yang airnya kurang banyak akan diambil semacam intake dari sungai sekitar dan dibawa ke kanal di daerah konsesi yang rawan kebakaran, kita akan membawa air dengan pompa sentrifugal,” jelas Wamen Diaz.
Selanjutnya, Wamen Diaz memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla Provinsi Sumatera Selatan yang melibatkan 43 perusahaan swasta pemegang konsesi di wilayah yang terdapat titik kebakaran. Dalam rapat tersebut, Wamen Diaz mendorong komitmen perusahaan untuk turut membangun ekosistem pendukung sekat kanal.
“Hari ini kita kumpulkan perusahaan untuk bersama-sama bangun infrastruktur ini, untuk membasahi gambut dan membawa air dari sungai, tadi sudah kita presentasikan dimana ada lokasi lokasi yang bisa dibangun pompa ini, nanti kami (KLH) akan kasih dukungan teknisnya,” pungkas Wamen Diaz.
Informasi Tambahan:
Dalam peninjauan tersebut, Wamen Diaz didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru; Wali Kota Palembang, Ratu Dewa; Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, Herdi Apriansyah; Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumatra Selatan, M. Iqbal Alisyahbana; serta Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Lingkungan KLH/BPLH, Erik Teguh Primiantoro.
Penanggung Jawab:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Yulia Suryanti
| Telepon | : +62 811-9434-142 |
| Website | : kemenlh.go.id |
| : humas@kemenlh.go.id | |
| : kemenlh_bplh | |
| Youtube | : KLH-BPLH |
| TikTok | : Kemenlh_BPLH |
| X | : KemenLH_BPLH |