Logo

Peringati Hari Danau Sedunia 2026, KLH/BPLH Terbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2026

06 Agustus 2026 38 Dilihat
Peringati Hari Danau Sedunia 2026, KLH/BPLH Terbitkan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Nomor 15 Tahun 2026

KLH/BPLH Ajak Seluruh Elemen Bangsa Peringati Hari Danau Dunia 2026 dengan Aksi Nyata

Danau bukan sekadar hamparan air yang menghiasi bentang alam. Di dalamnya tersimpan sumber air tawar, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, sekaligus nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat di sekitarnya.

Menyadari pentingnya ekosistem danau bagi kehidupan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperingati Hari Danau Dunia Tahun 2026 melalui aksi nyata untuk melindungi dan mengelola ekosistem danau secara berkelanjutan.

Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Danau Dunia Tahun 2026, yang ditetapkan di Jakarta pada 5 Agustus 2026. Surat Edaran ini ditujukan kepada gubernur, bupati/wali kota, pimpinan dunia usaha, serta ketua komunitas lingkungan di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Danau Dunia diperingati setiap 27 Agustus. Penetapan tersebut merupakan hasil Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-79 pada 12 Desember 2024 melalui UN Resolution A/79/L.39. Indonesia sendiri memiliki peran penting dalam agenda pengelolaan danau berkelanjutan, salah satunya dengan menginisiasi pengajuan penetapan Hari Danau Dunia.

Lebih dari 2.000 Danau, Menyimpan Masa Depan Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari 2.000 danau dengan berbagai tipe yang menampung sedikitnya 500 km³ air, atau setara dengan 72 persen air permukaan di Indonesia.

Besarnya potensi tersebut sekaligus menempatkan danau sebagai ekosistem yang perlu mendapat perhatian serius. Danau menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketersediaan air tawar, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, dan keberlanjutan ekosistem.

Namun, berbagai tekanan masih mengancam keberadaan danau, antara lain pencemaran, penurunan kualitas air, eutrofikasi, alih fungsi lahan di Daerah Tangkapan Air (DTA) dan sempadan danau, hingga penurunan keanekaragaman hayati.

Karena itu, Hari Danau Dunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa menjaga danau berarti menjaga kehidupan yang bergantung padanya.

Mengusung tema “Healthy Lakes, Saving Generation”, peringatan tahun ini membawa pesan bahwa danau yang sehat bukan hanya penting bagi lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi fondasi bagi kualitas hidup dan keberlanjutan generasi mendatang.

Saatnya Bergerak Bersama

Melalui Surat Edaran tersebut, KLH/BPLH mengarahkan seluruh pemangku kepentingan untuk memperingati Hari Danau Dunia 2026 dengan aksi nyata. Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem danau berkelanjutan, memperluas publikasi kegiatan, mendorong kolaborasi lintas sektor, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia dalam implementasi pengelolaan danau berkelanjutan di tingkat global.

Aksi tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dunia usaha, komunitas lingkungan, masyarakat, dunia pendidikan, hingga media massa memiliki ruang untuk mengambil bagian.

Bentuk kegiatannya pun dapat dilakukan secara nyata dan dekat dengan masyarakat. Mulai dari publikasi dan penyebarluasan informasi mengenai ekosistem danau, kegiatan bersih-bersih area sempadan dan badan air danau, penanaman di sekitar danau atau DTA danau, edukasi serta kampanye publik, hingga pembuatan dan penegakan regulasi lokal.

Penguatan kelembagaan peduli danau di tingkat masyarakat juga menjadi salah satu bentuk aksi yang didorong dalam peringatan ini.

Kolaborasi menjadi kata kunci. KLH/BPLH mendorong keterlibatan kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, komunitas lingkungan dan tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, serta media massa dalam berbagai aksi perlindungan dan pengelolaan ekosistem danau.

Dari Aksi Lokal untuk Danau Indonesia

Setiap aksi, sekecil apa pun, dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih besar untuk menjaga danau Indonesia. Sebab, keberlanjutan ekosistem danau tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Untuk memperkuat dokumentasi dan publikasi aksi Hari Danau Dunia 2026, gubernur, bupati/wali kota, pimpinan dunia usaha, dan ketua komunitas lingkungan di seluruh Indonesia diimbau melaporkan hasil kegiatan dalam bentuk naratif dan visual berupa foto atau video kepada KLH/BPLH melalui bit.ly/WorldLakeDay2026, paling lambat 21 Agustus 2026.

Momentum Hari Danau Dunia 2026 menjadi pengingat bahwa air yang tenang di permukaan danau menyimpan cerita panjang tentang kehidupan. Menjaganya hari ini berarti menjaga sumber air, keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, serta ruang hidup masyarakat untuk masa depan.

Healthy Lakes, Saving Generation.

Danau sehat bukan hanya warisan untuk hari ini, tetapi investasi untuk generasi yang akan datang.

Galeri Foto

Additional image