Logo

Menteri LH Bawa Pesan Presiden Prabowo ke London, Raja Charles III Puji Pelestarian Alam Indonesia

26 Juni 2026 975 Dilihat
Menteri LH Bawa Pesan Presiden Prabowo ke London, Raja Charles III Puji Pelestarian Alam Indonesia

London, 26 Juni 2026 – Komitmen Indonesia dalam menjaga kelestarian bumi dan menghadapi krisis iklim global kembali mendapatkan pengakuan di panggung internasional. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, mewakili Indonesia dalam pertemuan khusus dengan Raja Charles III di Istana St. James, London. Pertemuan strategis di sela-sela forum bergengsi London Climate Action Week (LCAW) 2026 ini menjadi momentum krusial bagi keberhasilan diplomasi lingkungan Tanah Air.

Kehadiran Menteri Jumhur di London bukanlah sekadar kunjungan seremonial. Menteri Jumhur merupakan satu dari sedikit menteri negara sahabat yang menerima undangan khusus untuk menghadiri Super-pollutant High-level Reception. Forum ini mempertemukan para pemimpin dunia dan tokoh pembuat kebijakan guna merumuskan langkah konkret menghadapi ancaman super-polutan dan pemanasan global.

Di tengah perbincangan tingkat tinggi tersebut, tercipta momen hangat saat Menteri Jumhur menyampaikan amanat langsung dari Kepala Negara.

"Saya menyampaikan salam paling hangat dari Presiden Prabowo Subianto," tutur Menteri Jumhur kepada penguasa Kerajaan Inggris tersebut.

Pesan diplomatik ini disambut dengan antusiasme yang merefleksikan hubungan baik kedua negara. Raja Charles III, yang sejak lama dikenal luas sebagai pelopor gerakan pro-lingkungan, memberikan pandangan positifnya terhadap visi pembangunan ramah lingkungan yang tengah diusung oleh pemerintah Indonesia.

"Presiden Prabowo itu baik dan sedang berusaha keras menyejahterakan bangsa juga dengan memelihara keanekaragaman hayati di Indonesia," ujar Raja Charles.

Pernyataan Raja Charles III ini menjadi indikator kuat bahwa langkah KLH/BPLH terpantau dan diapresiasi oleh komunitas internasional. Merespons pujian tersebut, Moh Jumhur Hidayat menegaskan komitmen Indonesia yang selaras dengan dukungan Kerajaan Inggris.

"Terima kasih atas dukungan Yang Mulia selama ini terhadap upaya Indonesia dalam melestarikan lingkungan hidup," tambah Menteri Jumhur.

Jejak Panjang Kepedulian Lingkungan

Dialog hangat antara wakil pemerintah Indonesia dan Kerajaan Inggris ini seolah membangkitkan kembali memori panjang kepedulian Raja Charles terhadap alam Nusantara. Jauh sebelum naik takhta, tepatnya pada tahun 2008 saat masih bergelar Pangeran Wales, ia pernah menjejakkan kaki di kawasan restorasi ekosistem Hutan Harapan, Jambi. Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata betapa pentingnya perlindungan hutan hujan tropis Indonesia bagi keseimbangan iklim dunia.

Sebagai salah satu negara megabiodiversitas terbesar di dunia, peran Indonesia di London sangat krusial. Sepanjang rangkaian LCAW 2026 yang berlangsung sejak 22 hingga 26 Juni, KLH/BPLH secara aktif berdialog untuk membedah solusi percepatan aksi iklim. Agenda yang dibawa sangat komprehensif, mulai dari strategi transisi energi, pelestarian keanekaragaman hayati, hingga yang paling mendesak: pengurangan emisi metana dan karbon hitam dari sektor energi.

Keikutsertaan proaktif Indonesia dalam forum ini mengirimkan pesan yang jelas ke dunia. Di bawah komando KLH/BPLH, pemerintah tidak hanya berfokus pada kesejahteraan ekonomi, tetapi memastikan bahwa keanekaragaman hayati yang merupakan warisan tak ternilai bagi generasi mendatang, tetap menjadi jantung dari setiap detak pembangunan nasional.

Galeri Foto

Additional image